depot, depot sehat, depot kesehatan, kesehatan, obat alami, obat alternatif, pengobatan alami, sehat, obati penyakit, jual, konsultasi sehat, konsultasi kesehatan, obat alami jakarta, obat alami bandung, obat alami indonesia, obat alternatif jakarta, obat alternatif bandung, obat alternatif indonesia, herbal, obat herbal, herbal medicine, alternative medicine, chinese herbal, herbal medicine, diet, diet sehat
post Category: Tips Diet — Mr Kwee @ 8:38 pm — post

Diet Sehat versus kondisi Psikis menurut depot sehat pengobatan kesehatan obat herbal alternatif alami obati penyakit

Anda sedang berdiet ? Kalau begitu jaga kestabilan emosi Anda. Menurut sebuah penelitian terakhir, ternyata hasil akhir sebuah diet sehat ditentukan dari kondisi emosi seseorang. Penelitian yang dilakukan atas kerjasama antara Sekolah Kedokteran The Warren Alpert dari Universitas Brown dan Rumah Sakit The Miriam, Chicago mengungkapkan bahwa mereka yang termasuk emotional eaters - orang-orang yang menganggap makan dapat menghapuskan kesedihan mereka adalah kelompok orang yang cenderung lebih sulit melakukan diet sehat

“Kami melihat bahwa mereka yang memiliki kebiasaan makan sebagai pelarian diri karena suasana hati, adalah orang yang paling susah melakukan diet sehat,” kata Heather Niemeier, salah satu peneliti. “Diantara mereka yang sukses ber diet sehat , mereka yang mengaku adalah emotional eaters cenderung mengalami kenaikan berat badan lagi,” ujar Heater lagi.

Penelitian tersebut melibatkan 2 grup. Grup pertama terdiri dari 286 laki-laki dan perempuan yang memiliki berat badan overweight dan berpartisipasi dalam program penurunan berat badan / diet sehat. Grup kedua terdiri dari 3.300 orang dewasa yang telah menurunkan berat badannya sebanyak 14 kg dan telah mempertahankannya selama 1 tahun melalui diet sehat. Lalu Heather dan timnya menganalisa respon mereka terhadap kebiasaan makan dengan questionnaire.

Dari hasil penelitian tersebut, mereka fokus pada responden yang memiliki kebiasaan makan yang dipengaruhi oleh dua faktor yaitu eksternal dan internal. Faktor eksternal adalah mereka yang makan banyak karena ada kesempatan, seperti saat pesta. Faktor Internal yaitu mereka yang makan karena situasi emosi seperti ketika merasa sedih.

Ternyata, dari dua perbandingan tersebut, para peneliti mengungkapkan respoden yang memiliki pengaruh internal dalam kebiasaan makan mereka cenderung lebih sulit dalam melakukan penurunan berat badan / diet sehat. “Hasil penelitian kami menyarankan bahwa setiap orang yang makan karena kondisi emosi atau pikiran perlu perhatian lebih. Karena hal tersebut justru memiliki peran penting dalam usaha penurunan berat badan atau diet sehat,” kata Heather menjelaskan.

Horaayy..there are 2 comment(s) for me so far ;)

#1

begi p kwee saya mau tanya selama ini saya belajar atau baca buku sulit untuk saya pahami / cepat merasa lela bagai mana solusinya

wanji

marnis wanji wrote on February 26, 2008 - 12:40 am
#2

Mohon bisa sms ke saya gejala Anda tak bisa konsentrasinya……ke 081 221 80060 (keluhan yang dialami). Anda posisi Anda di?

Mr Kwee wrote on March 6, 2008 - 6:42 am
You can leave a response, or trackback from your own site.

Write Your Comment

Comment Guidelines: Basic XHTML is allowed (a href, strong, em, code). All line breaks and paragraphs will be generated automatically.

You should have a name, right? 
Your email address, I promised I won't tell it to anyone. 
If you have a web site or blog, you can type the URL right here. 
This is where you type your comments. 
Remember my information for the next time I visit.
 


Konsultasi Kesehatan? Klik me:

eXTReMe Tracker