Khawatir menjadi gemuk setelah melahirkan agaknya sudah jadi ketakutan yang ‘wajar’ bagi ibu-ibu muda yang kini tengah merencanakan untuk memiliki momongan. Pasalnya, sudah banyak ‘contoh’ di sekeliling kita yang memperlihatkan betapa perempuan yang baru melahirkan umumnya akan mengalami kenaikan berat badan yang lumayan besar dari beratnya semula sebelum hamil ( tak sesuai dengan Diet Sehat ).
Sebenarnya tak perlu khawatir berlebihan menyikapi hal ini. Karena ada beberapa penelitian yang mengungkap, bahwa aktifitas menyusui bayi bisa membantu ibu untuk menurunkan berat badannya secara bertahap ( Diet Sehat Alami ), setidaknya selama 12 bulan setelah kelahiran. Dalam proses tersebut, sejumlah hormon akan dilepaskan ke dalam tubuh. Hormon-hormon inilah yang akan membantu uterus (rahim) untuk mengembalikan tubuh ke bentuk dan ukuran semula seperti sebelum masa kehamilan agar dapat mengikuti kaidah Diet Sehat.
Di masa kehamilan, tubuh akan mengalami kenaikan berat badan sebesar 22 - 30 kg pada umumnya. Jika itu yang Anda alami, dianjurkan untuk mengurangi berat badan - Diet Sehat - sebesar 1 kg/minggu pasca melahirkan. Tapi, jika kenaikan berat badan Anda melebihi 22 - 30 kg, maka Anda diperbolehkan untuk mengurangi berat badan di atas 2 kg/minggu. Tapi jangan lupa untuk memperhatikan agar penurunan berat badan / Diet Sehat ini tidak mengganggu kualitas dan kuantitas
Walau menyusui merupakan cara alami untuk menurunkan berat badan, jangan lantas Anda hanya mengandalkan cara ini. Sebaiknya lakukan juga program penurunan berat badan yang mendukung, termasuk mencermati konsumsi makanan ( Diet Sehat ) dan melakukan latihan-latihan atau olahraga yang sesuai dengan kemampuan tubuh Anda.
1. Diet Sehat diawali dengan Mengembalikan Energi
Sadarkah Anda bahwa tubuh Anda baru saja mengalami ketegangan yang menguras tenaga selama proses melahirkan tersebut? Well, berilah tubuh Anda waktu untuk beristirahat lebih dulu, hitung-hitung untuk mengembalikan energi yang ‘hilang’. Pastikan tubuh sudah dalam kondisi yang benar-benar sehat dan bugar saat Anda memutuskan untuk mulai ber diet sehat .
2. Diet Sehat adalah Jangan Buat ‘Kesalahan’ Dulu!
Biasanya ‘tanpa sadar’ ibu-ibu yang baru melahirkan terpancing untuk melakukan beberapa kesalahan yang justru membuat tubuhnya semakin ‘membengkak’. Seperti menyantap junk food, makanan gurih yang berlemak dan kemudian melakukan diet sehat dengan tergesa-gesa yang hasilnya justru bisa membahayakan tubuh!
3. Diet Sehat dengan cara Cari informasi yang Tepat untuk Memilih Program Diet
Untuk yang satu ini, Anda disarankan untuk menghubungi dokter atau klinik yang kompeten untuk menjelaskan nutrisi penting bagi wanita pasca melahirkan. Jatuhkan pilihan pada program diet sehat yang menawarkan cara alami dan menawarkan penurunan berat badan secara bertahap, sehingga aman bagi kesehatan
4. Diet Sehat diarahkan untuk Berpikir Logis
Lakukanlah diet sehat yang ‘masuk akal’ dan realistis. Apabila sebuah program diet menawarkan hal-hal yang sifatnya ekstrem, seperti penurunan berat badan yang drastis dalam waktu singkat, sebaiknya jangan cepat termakan. Semakin tidak logis, semakin harus Anda jauhi. Hindari juga obat-obat pelangsing dan teh yang bersifat diuretik atau jamu-jamuan yang bisa membahayakan produksi
5. Diet Sehat dengan melakukan Olahraga Ringan
Para ahli mengatakan, bahwa olahraga ringan seperti jalan santai atau yoga dapat membantu mengurangi depresi para ibu setelah melahirkan (post-partum blues). Waktu yang tepat untuk memulai olahraga ini adalah 6 minggu setelah bersalin.
6. Diet Sehat memerlukan KESABARAN !
Mengembalikan bentuk tubuh seperti kondisi semula seperti sebelum Anda hamil dan melahirkan tak bisa diperoleh dengan cara singkat, apalagi instan! Untuk itu dibutuhkan tingkat kesabaran dan ketekunan yang tinggi saat Anda melakukan diet sehat. Dukungan dari keluarga terutama suami juga punya peran penting agar Anda merasa ‘di-support’ untuk bisa mencapai berat tubuh dambaan Anda!
Salam Diet Sehat tim! mengikuti depot sehat pengobatan kesehatan obat herbal alternatif alami obati penyakit
February 23, 2008














Sorry, no comments yet.