Menurut Dr. Elvina Karyadi, M.Sc, ahli gizi masyarakat yang dimuat di www.infomedia.com, suplemen makanan (foods supplement) merupakan makanan yang mengandung zat-zat gizi dan non gizi, bisa dalam bentuk kapsul, kapsul lunak, tablet, bubuk, atau cairan yang fungsinya sebagai pelengkap kekurangan zat gizi yang dibutuhkan untuk menjaga agar vitalitas tubuh tetap prima.Suplemen makanan digolongkan sebagai nutraceutical, sedangkan obat-obatan termasuk golongan pharmaceutical. Berbeda dengan obat-obatan yang harus diuji efektivitasnya secara klinis mengikuti serangkaian prosedur, suplemen makanan khasiatnya tak perlu dibuktikan melalui uji klinis.
Makanan penunjang kesehatan dietary supplement adalah produk kesehatan yang mengandung satu atau lebih zat yang bersifat nutrisi atau obat. Yang bersifat nutrisi, termasuk vitamin, mineral, dan asam-asam amino, sedangkan yang bersifat obat umumnya diambil dari tanaman atau jaringan tubuh hewan yang memiliki khasiat sebagai obat. Pada umumnya, suplemen makanan kesehatan berasal dari bahan-bahan alami tanpa bahan kimia (harus murni) dan merupakan saripati bahan makanan (konsentrat) seperti yang bisa ditemukan di depot sehat pengobatan kesehatan obat herbal alternatif alami obati penyakit. Kemudian berkembang produk suplemen dengan dosis tinggi (konsentrat) atau yang mengandung herbal tertentu untuk membantu pengobatan.
Bila dilihat dari fungsinya, banyak produk suplemen makanan tersebut tidak lagi sebagai pelengkap asupan nutrisi tetapi sudah meningkat menjadi pendamping obat. Makanan merupakan substansi yang kompleks. Lebih dari 40 jenis nutrisi di dalam makanan yang disebut sebagai nutrisi penting dikelompokkan menjadi beberapa kelompok utama.
Food supplement mengemas komponen ini dalam bentuk ekstrak dengan hitungan milligram bila dibandingkan dengan porsi asupan makanan kita sehari-hari. Kelompok pertama disebut sebagai mikronutrien, dibutuhkan dalam jumlah besar untuk energi dan perawatan tubuh yaitu kelompok karbohidrat, lemak dan protein.Kelompok kedua adalah mikronutrien dibutuhkan dalam jumlah kecil untuk membantu proses metabolisme tubuh agar dapat berlangsung dengan baik, yaitu vitamin, mineral, enzim, asam lemak esensial, asam amino, dan senyawa penting lainnya.
Dalam pengobatan konvensional, yang dimaksud dengan suplemen adalah termasuk obat metabolisme untuk menghambat nafsu makan, untuk menurunkan lemak dan kolesterol (antilipidemikum), obat untuk memperbaiki status gizi, dietikum penyegar tubuh (tonikum), pembangkit tenaga dan semangat, dan obat untuk memperbaiki system metabolic organ tertentu. Temukan di depot sehat pengobatan kesehatan obat herbal alternatif alami obati penyakit.
February 25, 2008














Sorry, no comments yet.